Kamis, 26 Juli 2012

Puasa Kok Berat Badan Jadi Naik?

Puasa identik dengan tidak makan dan minum. Khususnya pada umat muslim puasa dilakukan dibulan Ramadhan selama sebulan penuh. Namun demikian banyak juga yang berat badan menjadi naik saat puasa meskipun hanya makan dan minum saat sahur dan berbuka puasa. Mengapa hal ini terjadi? Berikut akan dibahas mengapa meski puasa kok berat badan jadi naik.
Berat badan yang naik di bulan puasa seringkali tidak disadari, karena anggapan bahwa saat berpuasa tidak ada nutrisi yang masuk dalam tubuh sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan. Namun yang terjadi sebaliknya bila tidak bijak dalam mengatur pola makan saat berpuasa. Hal ini disebabkan karena saat berpuasa orang menahan lapar dan haus kurang lebih 14 jam lamanya maka seringkali saat berbuka cenderung menyajikan berbagai macam makanan dan minuman yang mempunyai kalori berlebihan. Saat berpuasa orang akan mengalami dehidrasi karena kurangnya cairan dalam tubuh namun hal ini disalah artikan sebagai rasa lapar sehingga saat berbuka orang cederung makan sebanyak-banyaknya untuk menghilangkan rasa lapar tersebut. Tanpa sadar kalori yang dikonsumsi tubuh menjadi berlebih akibatnya berat badan menjadi naik saat berpuasa.
Lalu bagaimana agar berat badan tetap terjaga saat berpuasa? Berikut tipsnya
  1. Minumlah air putih saat berbuka dan sahur

    Sebelum menyantap menu buka puasa anda minumlah 2 gelas air putih agar tubuh yang telah dehidrasi menjadi segar kembali disamping itu, minum sebelum makan akan mengenyangkan sehingga tubuh tidak merasakan kelaparan hebat supaya konsumsi makanan berlebihan di saat berbuka dapat dihindari. Dan konsumsi air putih sebanyak-banyak setelah makan sahur dengan tujuan agar tubuh tidak dehidrasi saat berpuasa kembali.
  2. Berbukalah dengan yang manis untuk mengembalikan kadar gula tubuh

    Setelah seharian berpuasa kadar gula dalam tubuh akan menurun, makanan manis saat berbuka akan cepat memulihkan kadar gula darah dalam tubuh agar kembali normal. Setelah mengkonsumsi makanan manis jangan langsung berbuka dengan makanan utama, lakukan shalat terlebih dahulu lalu barulah konsumsi berbuka dengan makanan besar. Stop konsumsi makanan manis setelah berbuka dan saat sahur, sebab makanan manis juga mempunyai efek menggemukkan.
  3. Konsumsi makanan tinggi protein, karbohidrat komplek dan serat

    Saat sahur konsumsilah makanan yang tinggi protein, kaborhidrat komplek dan serat. Nutrisi ini bisa diperoleh dari beras merah, oat, gandum, dada ayam, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Konsumsi nutrisi ini saat sahur akan membuat kenyang lebih lama.
  4. Makan secara perlahan dan jangan berlebihan

    Saat berbuka lakukan secara perlahan dan jangan mengkonsumsi makananan secara berlebihan. Lakukanlah secara sadar agar otak bisa memerintah stop bila perut sudah terasa kenyang. Karena dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk otak megirimkan sinyal kenyang ke perut.
  5. Berolahraga menjelang buka puasa

    Lakukan olahraga ringan menjelang buka puasa selain badan menjadi lebih segar, berat badanpun menjadi stabil dengan melakukan olahraga secara teratur. Energi setelah olahraga pun bisa cepat dipulihkan saat berbuka.
Pengaturan pola makan yang benar bisa menjaga berat badan tetap stabil saat berpuasa. Selain itu tubuh juga akan menjadi lebih bugar dan fit. Jika tubuh fit maka ibadahpun menjadi lancar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More